Jombang, mediarakyatpost – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Jombang kembali menggelar kegiatan Program Jemput Kerja Batch II pada Selasa, (26/5/26), bertempat di Pendopo Dinas Nakertrans Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan perusahaan dan para pencari kerja dalam satu wadah untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan ketersediaan sumber daya manusia di daerah tersebut.
Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan ketenagakerjaan dalam mendukung agenda prioritas pemerintah daerah, yakni pengurangan tingkat pengangguran. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mempertemukan langsung para pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.

“Kegiatan hari ini adalah salah satu bentuk layanan ketenagakerjaan kami dalam rangka mendukung apa yang menjadi agenda prioritas di Kabupaten Jombang, yaitu pengurangan tingkat pengangguran. Ini merupakan wadah untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahaan. Kami berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan, dan di sini tersedia rangkaian proses lengkap. Bagi yang memang masih ingin mendaftar, kesempatannya masih terbuka. Kemudian ada proses seleksi, wawancara, maupun pengecekan administrasi. Nantinya, calon tenaga kerja yang teridentifikasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dan para pekerja bisa daftar melalui sistem bernama Aplikasi Talenta,” ungkap Isawan.
Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 10 perusahaan turut berpartisipasi dan menyediakan total 274 lowongan kerja yang tersebar di berbagai sektor. Kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Periode pertama telah berlangsung pada Januari hingga Maret, sedangkan periode kedua berlangsung mulai April sampai Juni, dan masih akan ada rangkaian kegiatan serupa sebelum akhir bulan Juni 2026. Seluruh ketentuan teknis dan persyaratan mengacu pada kebijakan masing-masing perusahaan mitra.
Lebih lanjut, Isawan menegaskan bahwa standar penerimaan tenaga kerja saat ini telah bergeser. Perusahaan tidak lagi hanya mengutamakan kepemilikan ijazah, tetapi lebih memprioritaskan dua aspek utama, yaitu keterampilan dan karakter.
“Harapan kami, ke depannya para pencari kerja tidak hanya bermodalkan ijazah, tetapi memiliki keterampilan atau skill yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha di wilayah Jombang. Kemudian hal yang tidak kalah pentingnya adalah integritas. Bagaimana sikap mereka mulai dari kesiapan bekerja, etika, kemampuan membangun kekompakan, kedisiplinan, hingga rasa tanggung jawab. Itulah modal awal yang wajib dimiliki pencari kerja agar bisa diterima dan menjadi bagian dari perusahaan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Nakertrans berharap angka pengangguran di Kabupaten Jombang dapat terus ditekan dan kualitas tenaga kerja lokal semakin meningkat agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan industri yang ada. (ber)







