Langsung ke konten
Selasa, 7 Juli 2026
Pendidikan & Budaya

SPMB SMP Negeri Jombang 2026: Lebih Adil dan Lebih Banyak Kesempatan

Bagikan

JOMBANG,mediarakyatpost – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Jombang tahun anggaran berjalan berjalan tertib dan sepenuhnya mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah disusun secara matang. Hal ini ditegaskan secara tegas oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni Tri Joko Kurnianto, S.Pd., saat memberikan keterangan dalam sesi wawancara pers.

Menurutnya, aturan main yang berlaku saat ini tidak ditetapkan secara sepihak, melainkan melalui proses diskusi panjang yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan. “Penyusunan juknis SPMB ini sudah melibatkan banyak pihak, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun perwakilan langsung dari satuan pendidikan. Jadi semua aturan yang ada sudah disepakati bersama demi kepentingan terbaik dunia pendidikan di Jombang,” ujarnya.

Secara garis besar, jenis jalur pendaftaran yang dibuka tahun ini masih sama persis dengan tahun sebelumnya, yaitu terdiri dari empat jalur utama: Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, dan Jalur Mutasi Orang Tua.

Meski jenis jalurnya tidak berubah, terdapat sejumlah penyesuaian aturan yang memberikan peluang jauh lebih besar bagi calon peserta didik dibandingkan tahun lalu:

– Pelaksanaan Bertahap: Jika tahun lalu proses pendaftaran dan seleksi hanya dilakukan satu kali secara serentak, tahun ini dibagi menjadi dua tahap. Calon siswa yang belum lolos seleksi pada tahap pertama tetap memiliki kesempatan untuk mencoba kembali pada tahap kedua.
– Pemisahan Jalur Prestasi: Tahun lalu, kategori prestasi akademik dan prestasi kejuaraan digabung dalam satu jalur. Tahun ini kedua kategori tersebut dipisah menjadi jalur yang berdiri sendiri, sehingga penilaian menjadi lebih objektif.
– Kesempatan Lebih Luas: Pada tahun sebelumnya, jalur prestasi akademik hanya terbatas dan peluangnya hanya bisa diakses oleh sekitar 6 siswa saja. Berbeda dengan tahun ini, seluruh calon murid tanpa batasan jumlah berhak dan memiliki kesempatan yang sama untuk mencoba mendaftar melalui jalur prestasi akademik.

Respons masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini terlihat sangat antusias. Hal ini terbukti dari tingginya jumlah peminat yang langsung berpartisipasi sejak hari-hari awal pendaftaran. “Antusiasme masyarakat cukup besar. Terbukti pada tahap pertama, hampir seluruh siswa yang memenuhi syarat sudah mendaftar. Bagi mereka yang belum lolos di tahap pertama, kami persilakan untuk kembali mencoba di tahap kedua,” jelas Yoni.

Mengenai kekhawatiran yang sering muncul terkait potensi kecurangan, pihak MKKS menjamin proses seleksi berjalan murni berdasarkan sistem. “Pihak sekolah dalam posisi hanya bisa menerima hasil seleksi yang keluar secara langsung dari sistem aplikasi berbasis daring. Kami sangat percaya diri bahwa aplikasi yang digunakan saat ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang mampu mengantisipasi dan mencegah segala bentuk kecurangan yang mungkin terjadi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Yoni menyampaikan pesan penting kepada seluruh orang tua calon siswa agar tidak terpaku pada satu pilihan sekolah saja. “Saya ingin menyampaikan, sekolah yang baik tidak hanya ada di SMP Negeri saja. Sekolah Menengah Pertama swasta yang ada di Kabupaten Jombang juga memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik dan tidak kalah bersaing dengan sekolah negeri. Jadi tetaplah semangat menyekolahkan putra-putri tercinta di mana pun tempat terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Ke depannya, MKKS berharap agar pelaksanaan sosialisasi mengenai aturan dan alur SPMB dapat diperbanyak dan disebarluaskan lebih luas lagi kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal ini bertujuan agar orang tua dan calon siswa tidak lagi merasa bingung atau salah paham mengenai ketentuan yang berlaku. (ber)

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *