Langsung ke konten
Selasa, 7 Juli 2026
Pendidikan & Budaya

Jombang Eco Creative 2026 Digelar, Bupati Ajak Seluruh Elemen Jaga Keseimbangan Lingkungan Hidup

Bagikan

Jombang, mediarakyatpost– Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar kegiatan bertajuk Jombang Eco Creative 2026. Acara ini dilaksanakan secara terbuka di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kebon Ratu, Kelurahan Kepuhsari, Kecamatan Peterongan kabupaten Jombang pada hari Sabtu (27/6/2026) dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pelaku usaha, pelajar, kelompok masyarakat peduli lingkungan, serta ratusan warga setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum, S.T., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata komitmen daerah dalam mendukung program pelestarian lingkungan.

“Jombang Eco Creative 2026 dirancang bukan hanya sebagai acara seremonial, melainkan sebagai sarana edukasi, ajang kreativitas, dan penggerak kesadaran kolektif agar seluruh Masyarakat,pelajar,pelaku usaha memahami betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam untuk kehidupan saat ini dan masa depan,” ujarnya.

Bupati Jombang Warsubi, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang semakin tertekan akibat aktivitas yang kurang memperhatikan kaidah kelestarian. Menurutnya, dampak dari kerusakan lingkungan sudah terasa secara langsung oleh masyarakat.

“Kita tidak bisa menutup mata, banyak jenis penyakit yang muncul dan berkembang karena lingkungan yang tidak sehat. Selain itu, bencana alam seperti banjir yang sering merendam pemukiman serta tanah longsor yang mengancam permukiman di daerah perbukitan, semuanya memiliki kaitan erat dengan kerusakan ekosistem yang terjadi secara bertahap,” tegas Bupati Warsubi.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah semata. Ia menekankan bahwa peran aktif dari dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan upaya pelestarian alam.

“Di satu sisi, kita berusaha membangun perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan, namun di sisi lain kita juga harus menjaga keseimbangan alam. Dunia usaha perlu menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam setiap operasionalnya, sedangkan masyarakat dapat memulainya dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Bupati Warsubi kemudian menguraikan langkah-langkah nyata yang dapat dilakukan oleh setiap warga. “Mulailah dengan kebiasaan menghemat penggunaan listrik dan air, memilah sampah sesuai jenisnya antara organik, anorganik, dan sampah berbahaya, serta berpartisipasi aktif dalam program menghijaukan lingkungan kampung dan pemukiman. Semua tindakan kecil ini jika dilakukan secara bersama-sama dan terus-menerus akan memberikan dampak yang besar bagi kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Bupati mengajak seluruh elemen untuk tidak berhenti pada kesadaran semata, melainkan terus bergerak melakukan tindakan nyata. “Mari kita jaga alam ini dengan sebaik-baiknya, agar tetap lestari, memberikan manfaat yang berkelanjutan, dan menjadi warisan yang sehat bagi generasi mendatang. Teruslah bergerak dan berkarya demi lingkungan yang lebih baik,” ajaknya.

kegiatan Jombang Eco Creative 2026 juga diisi dengan berbagai rangkaian acara, seperti pameran produk daur ulang, lomba kreasi lingkungan, penyuluhan pengelolaan sampah, serta pelepasan burung merpati di area Taman Kebon Ratu. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Jombang yang bersih, hijau, dan bebas dari ancaman kerusakan lingkungan.(ber)

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *