SMA Negeri 1 Ponggok Mendukung Instruksi Kadisdik Jatim tentang Penyerahan Ijazah Gratis

Blitar, Media Rakyat Post.com – Penyerahan ijazah pada tahun 2025 dilakukan secara gratis tanpa biaya administrasi, berdasarkan instruksi dari Kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Jawa Timur agar tidak ada ijazah yang tertahan di sekolah. Alumni diminta untuk menghubungi sekolah masing-masing untuk informasi proses pengambilan ijazah, yang mungkin juga dilakukan dengan diantar langsung ke rumah siswa atau melalui sistem jemput bola.

Menindak lanjuti instruksi tersebut, SMA Negeri Ponggok telah mencapai 100 % dalam memberikan ijasah kepada para alumni secara gratis.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ponggok, Nur Cahyo Hadisunariyo, S.Pd menjelaskan bahwa penyerahan dan penyaluran Ijasah kepada para siswa dan alumni yang sudah lulus tanpa biaya apapun, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Timur, Aris Agung Paewai, yang mewajibkan seluruh sekolah menyerahkan ijazah kepada alumni tanpa pungutan biaya, apapun alasannya, “Kami sangat mendukung instruksi Kadisdik Jatim, termasuk pengambilan ijasah secara gratis dan juga tidak diperbolehkan menahan ijasah alumni, juga semua alumni sudah mengambil ijasah” Kata Nur cahyo

Lanjutnya, Ijazah merupakan hak peserta didik atau siswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran. Hal ini sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor : 55 tahun 2024 tentang Ijazah jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Kadisdik jatim sudah memerintahkan memberikan ijazah, diumumkan lewat edaran juga flyer di media-media sosial yang dimiliki. Seperti kami, membuat flyer di IG, “Alhamdulillah SMA Negeri 1 Ponggok sudah Menyalurkan 100% ijasah,” ungkap Nur cahyo

Program penyerahan ijazah mengacu pada proses distribusi ijazah kepada lulusan yang dilakukan melalui platform digital e-ijazah dan secara fisik, dengan sekolah sebagai penanggung jawab utama dan dikelola berdasarkan data validasi dan Permendikbud ristek Nomor 58 Tahun 2024. Proses ini menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas, serta melarang penahanan ijazah oleh sekolah dengan alasan apa pun, termasuk biaya.

Dengan adanya instruksi tegas dan langkah-langkah konkrit yang diambil Kadisdik Jatim, diharapkan tidak ada lagi ijazah siswa yang tertahan di sekolah. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi para lulusan dalam melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan

‘Kami berharap tahun depan SMA Negeri 1 Ponggok lebih cepat menyerahkan Ijazah, Juga kami harapkan para alumni bisa mengambil ijasah lebih awal sehingga dapat digunakan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mencari pekerjaan,” Pungkas Nur cahyo (CHANDRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *