JOMBANG, Mediarakyatpost.com,– Dalam Ajang Talenta tingkat SMA tahun 2025, SMA Negeri 2 Jombang meraih juara umum, Kegiatan Talenta adalah sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). Ajang ini bertujuan untuk mewadahi dan mengembangkan potensi peserta didik SMA di berbagai bidang seperti riset dan inovasi, seni budaya, dan olahraga.
Budiono, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, akan kembali menyelenggarakan Ajang Talenta Nasional 2025 bagi peserta didik di jenjang pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan khusus. Ajang ini mencakup tiga bidang utama, yaitu riset dan inovasi, seni budaya, serta olahraga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024, serta menjadi salah satu tugas dan fungsi BPTI dalam mengembangkan prestasi peserta didik dan satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung kelancaran dan kualitas penyelenggaraan ajang talenta tahun 2025, BPTI membuka peluang kerja sama dan kemitraan dengan Dinas Pendidikan Provinsi serta Perguruan Tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Melalui kemitraan ini, diharapkan calon mitra dapat berperan sebagai tuan rumah penyelenggara untuk beberapa ajang bergengsi, antara lain:
1. Olimpiade Sains Nasional (OSN) Dikmen
2. Lomba Debat Indonesia (LDI) dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Dikmen
3. Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Dikmen
4. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Disabilitas
Lanjutnya, bahwa Ajang Talenta 2025 resmi dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah. Setidaknya ada delapan cabang bidang lomba yang akan dipertandingkan di tingkat Provinsi. Diantaranya Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Penelitan Siswa Indonesia (OPSI), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP dan Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Ajang ini juga untuk mematangkan kesiapan Jawa Timur dalam menjaring murid terbaik dan berprestasi sebelum bertanding di tingkat nasional.
Ditempat terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memacu semangat seluruh murid agar semakin berprestasi di ajang kompetisi pendidikan yang lebih tinggi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurut Khofifah kompetensi ini penting karena menjadi bagian dari identifikasi talenta daerah. Sehingga menguatkan peran putra-putri Jawa Timur sebagai pemimpin masa depan. Pihaknya pun optimis, dengan kompetensi dan prestasi murid Jatim semakin meningkat sehingga dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Nanti di 2045 saat Indonesia Emas, Insya Allah posisi-posisi strategis di negeri ini akan sangat banyak diisi oleh anak-anak yang dididik dan dibesarkan di Bumi Majapahit Jawa Timur. Tidak perlu menunggu 20 tahun, karena dengan capaian yang kita miliki dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, kita bisa songsong Indonesia Emas dengan matang,” ujar khofifah.
Hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, Jawa Timur secara konsisten mengukirkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya ingin menyampaikan bahwa dulu juara umum OSN selama 18 tahun berturut-turut dipegang oleh provinsi lain. Setelah kita kerja keras bersama mulai empat tahun yang lalu juara umum itu bisa kita persembahkan untuk Jawa Timur. Begitu juga dengan LKS Dikmen, sejak tiga tahun lalu juara umum bisa kita bawa pulang ke Bumi Majapahit. Ini bukan sesuatu yang bimsalabim. Ini butuh telaten dan kerja keras kita semua, butuh proses panjang,” jelasnya.
Bahkan Gubernur Khofifah berkomitmen agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur selalu memfasilitasi secara penuh pendidikan di daerah. Sehingga dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap anak.
“Maka cita-cita Indonesia Emas 2045 ini juga sangat tergantung kepada support ekosistem dan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Karena prestasi yang kita capai selama ini adalah karena ada semangat yang luar biasa pada murid-murid yang didukung oleh guru dan Dinas Pendidikan,” pungkasnya.
Meski begitu, Gubernur Khofifah menekankan bahwa tujuan dari Ajang Talenta ini bukan saja hanya mengejar capaian-capaian prestasi semata, namun juga karakter mulia.
“Kita memang ingin anak-anak kita berprestasi, tapi yang tak kalah penting kita juga mau mereka berkarakter. Dnegan begitu, mereka bisa menjadi bagian yang sangat penting karena negeri ini harus diantar bukan sekedar dengan prestasi tapi juga dengan warga bangsa dan pemimpin-pemimpin yang berkarakter,” tuturnya.
Sementara itu, dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai merupakan ajang bergengsi yang bertujuan untuk menjaring dan mengembangkan potensi bakat serta minat para murid di Jawa Timur dalam berbagai bidang ilmu, sains, seni, olahraga dan berbagai kompetensi kejuruan.
Ajang ini diharapkan menjadi wadah bagi murid untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan menginspirasi generasi muda lainnya.
“Kita harapkan melalui ajang ini bibit bibit unggul murid berprestasi kita temukan. Ajang ini juga menjadi acuan murid kita untuk berkompetisi dengan sehat dan ketat,”ujarnya
Aries juga menyebut, Ajang Talenta ini menjadi panggung bagi murid kita untuk bersinar.
Disebutkan Aries, Ajang Talenta Tahun 2025 akan mempertandingkan delapan cabang seleksi disesuaikan dengan jenjang yang dilaksanakan sampai ditingkat Nasional. Aries juga memaparkan seleksi tingkat Provinsi akan dilaksanakan secara luring (offline) dan daring (online), sementara seleksi tingkat nasional akan dilaksanakan secara daring (online). Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para murid di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi.
Lebih lanjut, Budiono Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Jombang bahwa atas kerja keras dari Pembina dan Pelatih yang kompeten berhasil meraih Juara Umum di ajang Talenta 2025 yang di ikuti oleh SMA/SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Jombang
“Keberhasilan SMAN 2 Jombang hingga meraih Juara Umum di ajang itu tentunya tidak lepas dari dedikasi serta disiplin yang tinggi, baik dari Kepala Sekolah, Pembina, Pelatih maupun anak didik itu sendiri,’ ungkap Budiono
Atas prestasi yang diperoleh dalam ajang talenta 2025, tentunya juga tidak lepas dari doa restu dari kedua orang tua anak didik, disamping kerja keras dari para Pembina dan pelatih di masing-masing bidang,
Ia berharap agar para Pembina dan Pelatih untuk lebih giat dan lebih aktif lagi dalam membina para anak didiknya agar lebih berprstasi di tingkat Provinsi maupun tingkat nasional nantinya.
”Saya berharap kepada para Pembina serta Pelatih di sekolah lebih giat dan aktif dalam melakukan pembinaan terhadap anak – anak didik kita. Sehingga nantinya mereka dapat berprestasi di jenjang yang lebih tinggi hingga Nasional bahkan Internasional “, pungkasnya (CHANDRA)







