Yayasan Graha Ananda AD-Durunnafis Sembelih 100 Kambing Kurban untuk Warga Jombang

JOMBANG, mediarakyatpost – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menyelimuti Yayasan Graha Ananda AD-Durunnafis dalam peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Yayasan bersama para santri dan jamaah melaksanakan penyembelihan 100 ekor kambing secara bertahap mulai 27 hingga 28 Mei 2026. Kegiatan ini bukan hanya ibadah, tapi juga wujud nyata berbagi kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat sekitar.

Yayasan Ad-Durunnafis yang juga dikenal sebagai Graha Ananda atau Panti Asuhan Ad-Durunnafis merupakan lembaga sosial keagamaan yang fokus pada pengasuhan dan pendidikan anak yatim piatu, terlantar, dan dhuafa. Lembaga ini berkomitmen menyediakan tempat tinggal, pelayanan, serta pendidikan gratis mulai jenjang SD hingga perguruan tinggi S1.

Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh, Aira Mahsyara Alfian, menjelaskan rincian pelaksanaan kurban tahun ini. Dari 100 ekor kambing, 90 ekor merupakan titipan kurban dari donatur dan sahabat yayasan di Singapura yang diselesaikan pada hari pertama. Sisanya, 10 ekor berasal dari peserta kurban lokal Indonesia yang diselesaikan hari ini, 28 Mei 2026.

“Alhamdulillah, tahun ini total ada 100 ekor kambing yang kami sembelih sejak kemarin tanggal 27 sampai hari ini. Kemarin mayoritas berasal dari teman-teman di Singapura sekitar 90 ekor, dan hari ini lebih banyak kurban dari masyarakat lokal Indonesia,” ujar Aira Mahsyara Alfian.

Daging kurban disalurkan luas kepada jamaah, tetangga sekitar pondok, hingga tukang becak di lingkungan sekitar yayasan. Sebanyak 400 kupon pembagian telah disiapkan dalam bentuk bingkisan daging.

Pembagian di yayasan ini memiliki keistimewaan. Setiap paket berisi daging murni seberat 2 kilogram tanpa jeroan. Ini sudah menjadi komitmen yayasan sejak lama agar masyarakat mendapatkan kualitas daging terbaik.

“Selama ini kami tidak pernah membagikan jeroan. Yang diterima warga murni daging saja, beratnya 2 kilogram per paket. Bahkan ada warga yang berhak mendapatkan hingga tiga paket sekaligus. Harapannya, hewan kurban ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari dan menjadi obat rindu bagi masyarakat untuk menikmati hidangan seperti sate atau gulai bersama keluarga,” tambahnya.

Proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan berlangsung dengan semangat gotong royong. Para santri bahu-membahu membantu setiap tahapan agar daging segera sampai ke penerima. Bagi Graha Ananda AD-Durunnafis, kurban bukan sekadar ritual ibadah, melainkan sarana mempererat persaudaraan, berbagi rezeki, dan menebar kebahagiaan bagi yang membutuhkan. (ber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *