JOMBANG, Mediarakyatpost.com– Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, SMPN 1 Bareng menyelenggarakan berbagai lomba seru dan jalan sehat yang berlangsung mulai dari tanggal 13 hingga 15 Agustus 2024. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru, serta staf, sebagai ajang untuk memperingati kemerdekaan dan mempererat kebersamaan. Sebelum kegiatan lomba dilaksanakan, terlebih dahulu dibuka dengan tari jaranan kuda lumping.
Minto Rogo Kepala Sekolah SMPN 1 Bareng mengatakan bahwa berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolahan dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI ke- 80, pada tanggal 13 Agustus mengikuti Jalan sehat se kecamatan Bareng, sedangkan tanggal 14 Agustus dilaksanakan berbagai lomba bertempat dihalaman sekolah, serta tanggal 15 Agustus diadakan jalan sehat.
Kegiatan lomba terlihat semarak dan meriah, peserta lomba berasal dari seluruh kelas, mulai dari kelas 7, 8 dan 9, semua lomba diikuti secara individu maupun berkelompok yang mempertandingkan antar kelas

SMPN 1 Bareng bertekat menjadikan sekolah yang berwawasan kebangsaan, berbudaya, beriman, dan menjunjung tinggi prestasi, terutama yang sudah diakui prestasinya dalam kejuaraan pencak silat dan bola basket, serta dibidang olah raga dan kesenian lainnya
“Bapak dan ibu guru semua selalu berusaha melakukan pembinaan yang serius terhadap para siswa yang tertarik maupun memiliki potensi dalam bidang olahraga ataupun kesenian,” terang Minto
SMPN 1 Bareng memang sejak dahulu sudah terkenal dengan prestasi pencak silat dan bola basket. Karena selain memang bakat dari siswa, juga dilakukan pembinaan yang serius, yaitu salah satunya dengan mendatangkan pelatih yang berkompeten dan berpengalaman dibidangnya.
Minto Rogo juga menjelaskan, Hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 yang diproklamirkan oleh Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta, hingga saat ini, telah memasuki tahun ke-80. Hari kemerdekaan Indonesia memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Proklamasi ini merupakan hasil dari perjuangan panjang dan merupakan puncak dari serangkaian perjuangan melawan penjajah. Kemerdekaan merupakan kata yang sering diucapkan tanpa memahami maknanya. Kemerdekaan berarti bangsa Indonesia memperoleh kebebasan yang seutuhnya, bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Sementara itu, definisi kemerdekaan menurut KBBI sendiri ialah sebuah kebebasan, lepas, tidak mendapat tekanan dari luar, tidak terjajah, dan lain-lain.
Sejarah mengajarkan betapa berharganya Kemerdekaan. Generasi terdahulu mempertaruhkan nyawa dan masa depan mereka untuk membebaskan negara dari belenggu penjajahan. Di era modern ini, kemerdekaan diartikan sebagai kebebasan dari ketidaksetaraan dan diskriminasi. Usaha untuk meraih kemerdekaan Indonesia secara tidak langsung mengajarkan pentingnya edukasi bagi generasi penerus bangsa. Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 menandakan kelahiran sumber hukum di Indonesia yang mengatur ketatanegaraan secara menyeluruh. Cita-cita bangsa yang tercantum dalam proklamasi kemerdekaan menjadi arah gerak bangsa. Proklamasi kemerdekaan menjadi acuan untuk pembuatan landasan hukum Indonesia. Hal ini dapat menjadi pengingat kita agar selalu menaati aturan hukum yang dirancang untuk memastikan kestabilan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Makna kemerdekaan bagi Indonesia adalah bebas dari penjajah, Tekad para pejuang di masa penjajahan, dan cita-cita Tanah Air adalah untuk merdeka. Sementara cita-cita Indonesia sekarang adalah untuk bisa menjadi poros ekonomi dunia yang kuat. Intinya, cita-cita seharusnya bisa terukur dan realistis. Indonesia telah melihat banyak jasa para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan, bersikukuh membangun negeri, menjunjung tinggi keadilan, dan memulihkan Tanah Air dari ancaman seperti pandemi. Kita tidak boleh lengah dan harus pantang menyerah seperti para pahlawan kebanggaan kita.
Minto Rogo mengatakan bahwa Makna kemerdekaan yang patut dicontoh oleh para pelajar dan generasi muda sebagai berikut :
1. Jangan Takut Coba Hal Baru, yaitu hidup hanya sekali, mari kita jalani dengan semaksimal mungkin. Begitulah kira-kira prinsip hidup yang dipegang oleh para pejuang bangsa. Makna kemerdekaan yang harus selalu kita resapi adalah berani untuk mengambil keputusan sulit dan mencoba hal baru. Rasa takut untuk memulai dan mengambil risiko bila dibiarkan begitu saja akan melumpuhkan semangatmu. Kumpulkan keberanian saat kita yakin bahwa ini adalah hal yang positif bagi diri sendiri dan sekitar.
2. Saling Toleransi dengan Sesama, yaitu sejak era penjajahan, masyarakat Indonesia merangkul satu sama lain terlepas dari perbedaan yang ada. Inilah makna kemerdekaan yang khas Indonesia, saling toleransi dengan sesama. Meski fisik kita berbeda, kita sama-sama mencintai Tanah Air dan meneriakkan semangat “Merdeka!”
3. Indonesia Bisa, Indonesia Hebat, yaitu Selama 80 tahun Indonesia merdeka, sayangnya masih banyak generasi muda dan terdahulu yang memandang sebelah mata potensi bangsanya sendiri. Padahal, Indonesia telah mencetak banyak prestasi.
4. Selalu Berjuang Demi Hidup yang Lebih Baik, yaitu Makna kemerdekaan adalah bebas dari penindasan dan tekanan yang diberikan sang penjajah.
Lanjut Minto Rogo, sedangkan Makna Proklamasi Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, dapat diuraikan antara lain sebagai:
1. Identitas Nasional yang Kuat, bahwa Proklamasi Kemerdekaan merupakan momen yang menyatukan berbagai suku, agama, dan budaya di Indonesia menjadi satu bangsa yang memiliki identitas nasional yang kuat. Hal ini memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan terhadap jati diri sebagai bangsa Indonesia.
2. Kedaulatan dan Kemerdekaan, bahwa Proklamasi ini menegaskan hak Indonesia untuk menentukan nasibnya sendiri. Dalam konteks identitas nasional, hal ini mencerminkan keinginan bangsa Indonesia untuk hidup bebas dari campur tangan asing dan memiliki kedaulatan atas wilayahnya sendiri.
3. Perjuangan dan Pengorbanan, bahwa Proklamasi kemerdekaan mengingatkan kita akan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai kepahlawanan, semangat pantang menyerah, dan pengorbanan untuk bangsa menjadi bagian penting dari identitas nasional Indonesia.
4. Kebebasan Berdemokrasi, bahwa Proklamasi ini membuka jalan bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati kebebasan berdemokrasi, hak asasi manusia, dan keadilan sosial. Kebebasan ini menjadi bagian esensial dari identitas nasional Indonesia dan mencerminkan semangat untuk menciptakan masyarakat yang adil, demokratis, dan berkeadilan.
5. Pembangunan dan Kemajuan, bahwa Proklamasi Kemerdekaan memberikan landasan untuk pembangunan dan kemajuan bangsa Indonesia. Momen ini memacu semangat untuk terus berusaha, berinovasi, dan berkontribusi dalam memajukan negara serta mencapai kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
6. Warisan Budaya, bahwa Nilai-nilai seperti gotong royong, kebhinekaan, dan kearifan lokal menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas nasional Indonesia. Warisan budaya ini melengkapi dan memperkaya identitas bangsa Indonesia serta menjadi sumber kebanggaan dan kekuatan dalam menjaga keberagaman dan persatuan.
7. Pemersatu dalam Kebhinekaan, bahwa Meskipun Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, bahasa, dan budaya yang beragam, proklamasi ini menggarisbawahi pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa. Hal ini mengilhami semangat inklusivitas, saling menghormati, dan menjaga persatuan dalam keragaman, yang menjadi ciri khas identitas nasional Indonesia.
8. Perlawanan Terhadap Penjajahan, bahwa Proklamasi Kemerdekaan adalah simbol perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan. Momen ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia telah berhasil mengusir penjajah dan mengambil kendali atas tanah airnya sendiri. Proklamasi ini mengajarkan nilai-nilai ketahanan, keberanian, dan semangat untuk melawan penindasan, yang terus memperkuat identitas nasional Indonesia.
9. Proklamasi Kemerdekaan adalah momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. bahwa makna proklamasi ini meliputi identitas nasional, kedaulatan dan kemerdekaan, perjuangan dan pengorbanan, kebebasan berdemokrasi, pembangunan dan kemajuan, serta warisan budaya.
Di tengah gemuruh teknologi dan kompleksitas globalisasi, makna kemerdekaan kini memperoleh dimensi baru yang memerlukan pemahaman yang mendalam. Kemerdekaan tidak lagi hanya berkaitan dengan pelepasan dari belenggu penjajahan fisik, melainkan juga melibatkan pembebasan dari kungkungan digital, sosial, dan budaya.
Kemerdekaan juga berhubungan dengan inovasi dan kreativitas. Masyarakat yang merdeka adalah masyarakat yang mampu menghasilkan gagasan-gagasan baru. Dalam era ini, kita dihadapkan pada tuntutan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat dan berbagai masalah global seperti perubahan iklim dan krisis kesehatan. Kemerdekaan berarti kita memiliki kebebasan untuk mencari solusi inovatif tanpa terhalang oleh dogma atau konvensi yang ketinggalan zaman.
Namun, kemerdekaan juga harus datang dengan tanggung jawab. Dalam era di mana informasi mudah tersebar, kita perlu berlatih pemahaman yang kritis dan bijak terhadap apa yang kita konsumsi. Kita harus mampu membedakan antara berita palsu dan fakta yang terverifikasi, serta memilih untuk berkontribusi pada diskusi yang membangun.
Jadi, menggugah makna sejati kemerdekaan pada masa sekarang ini berarti mengenali kompleksitas tantangan dan peluang yang ada di hadapan kita. Dengan menjaga semangat inklusivitas, inovasi, dan tanggung jawab, kita dapat melangkah maju menuju masa depan yang lebih berdaya, beragam, dan lebih merdeka daripada sebelumnya.
Dalam perjalanan merayakan dan menghayati kemerdekaan, terdapat beberapa nilai dan aspek yang perlu kita pupuk dan tanamkan dalam budi pekerti kita.
Pertama, semangat inklusivitas dan toleransi. Kemerdekaan sejati hanya dapat terwujud jika setiap individu dan kelompok merasa dihargai dan diakui. Kita perlu berusaha memahami dan menghormati perbedaan, baik dalam keyakinan, budaya, maupun pandangan.
Kedua, semangat inovasi dan kreativitas. Kemerdekaan memberikan ruang bagi ekspresi diri dan pengembangan potensi. Dalam era modern yang cepat berubah, kita perlu berani mencari solusi-solusi baru untuk mengatasi tantangan-tantangan yang muncul.
Ketiga, tanggung jawab sosial. Kemerdekaan membawa hak-hak, tetapi juga membawa kewajiban terhadap sesama dan masyarakat. Dengan memegang teguh tanggung jawab sosial, kita dapat membantu menciptakan masyarakat yang adil dan berkeadilan.
Keempat, semangat pemahaman kritis. Di era informasi yang berlimpah, kita harus mampu memilah dan memilih informasi yang akurat dan terpercaya. Kita juga perlu menganalisis dengan bijak setiap informasi yang kita terima, agar tidak mudah terbawa arus pandangan sempit atau berita palsu.
Kelima, semangat menjaga warisan sejarah. Kemerdekaan didapatkan melalui perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita. Menjaga dan menghormati warisan ini adalah wujud penghargaan terhadap perjuangan mereka. Kita harus memahami sejarah untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik.
Dalam menggugah makna sejati kemerdekaan dan membawanya menuju masa depan yang lebih cerah, kita harus menggabungkan nilai-nilai ini dalam tindakan sehari-hari. Dengan inklusivitas, inovasi, tanggung jawab, pemahaman kritis, dan penghargaan terhadap sejarah, kita dapat merintis jalan menuju masyarakat yang lebih harmonis, berkeadilan, dan merdeka.
Memeriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan, kita tidak hanya merayakan dan menghayati kemerdekaan, namun juga bentuk dari rasa syukur kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia.
Disamping itu, Dalam bulan Agustus tahun kemarin, SMPN 1 Bareng turut serta berpartisipasi dalam menyemarakan kemerdekaan Republik Indonesia dengan membuat berbagai macam perlombaan. Seperti pentas seni jaranan dor, sunggih tempe, balap sarung berkelompok, dan memasukan paku dalam botol yang juga dilakukan secara berkelompok.
Untuk tahun 2025 kegiatan perlombaan berlangsung sangat seru dan para peserta juga terlihat sangat berantusias dalam mengikuti lomba-lomba spesial kemerdekaan tersebut.
“Karena lomba ini merebutkan juara dari masing-masing pemenang. Maka para peserta saling bersaing dan berusaha sekompak mungkin, untuk bisa meraih gelar sebagai juara,” tandasnya
Selain prestasi, SMPN 1 Bareng tersebut juga telah menerapkan sistem digitalisasi pada perpustakaannya. Setiap siswa yang akan meminjam buku sudah tidak lagi menggunakan cara manual seperti pencatatan dan lain-lain. Akan tetapi sudah secara online, dan terintegrasi.
SMPN 1 Bareng yang beralamatkan di Desa Mojounggul, Kecamatan Bareng, Jombang, tersebut, suasananya sangat rindang dan sejuk.
Tak hanya itu suasana ceria juga terpancar dari para siswa yang selalu bersemangat dalam mengikuti semua jenis lomba yang dipertandingkan di sekolah, “Kami harapkan dengan kegiatan semacam ini, para siswa selalu menjaga kebersamaan dan selalu bersemangat mencapai prestasi,” Pungkas Minto (CHANDRA)







