JOMBANG, mediarakyatpost–Semangat kerukunan dan gotong royong kembali terlihat di Kota Santri. Di tengah persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Tambakberas, berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Tembelang bahu-membahu mendirikan Posko Ramah Muktamirin.
Inisiatif ini digagas Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) bersama Badan Otonom (Banom) NU Tembelang. Yang menarik, posko ini tidak berdiri sendiri. MWCNU Tembelang merangkul Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Jombang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tembelang, Bank Jatim Cabang Jombang, hingga Forkopimcam Tembelang untuk bersama-sama melayani para tamu atau muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia.
Kolaborasi lintas organisasi keagamaan dan lembaga ini menjadi simbol bahwa Jombang sebagai Kota Santri mampu merawat keberagaman dalam bingkai pelayanan kemanusiaan.
Ketua MWCNU Tembelang menyampaikan bahwa pendirian posko ini murni bertujuan untuk memuliakan para tamu Muktamar ke-35 NU. Para muktamirin diperkirakan akan melewati dan singgah di wilayah Tembelang dalam perjalanan menuju Tambakberas.
“Ini bentuk khidmah kami kepada para tamu NU. Kami ingin memastikan perjalanan mereka nyaman, aman, dan merasakan keramahan warga Jombang,” ujarnya.
Senada, perwakilan BAMAG Jombang menyebut keterlibatan lintas iman dalam posko ini adalah wujud nyata toleransi. “Kami umat Kristiani di Tembelang juga ingin ikut melayani. Karena melayani sesama adalah ajaran kemanusiaan yang diajarkan semua agama,” ungkapnya.
Pihak Muhammadiyah dan Bank Jatim juga menegaskan komitmen yang sama. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh bagaimana perbedaan tidak menjadi penghalang untuk berbuat baik bersama.
Posko Ramah Muktamirin tidak hanya sekadar tempat singgah. Berbagai fasilitas dan layanan gratis disiapkan untuk menunjang kenyamanan para tamu selama melintas di Tembelang.
Menyediakan makanan dan minuman hangat secara cuma-cuma. Menu yang disiapkan di antaranya kopi, teh, pop mie, bakso, dan telur rebus. Diharapkan dapat menghangatkan badan para tamu yang menempuh perjalanan jauh.
Tim medis dari Banom NU dan relawan membuka pos kesehatan dasar. Selain pemeriksaan umum, tersedia juga layanan terapi bekam gratis bagi muktamirin yang membutuhkan.
Disediakan petugas yang siap memberikan panduan arah, informasi lokasi penginapan, titik parkir, hingga jadwal kegiatan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas.
Untuk menjangkau lebih banyak tamu, Posko Ramah Muktamirin disebar di 5 titik strategis di wilayah Kecamatan Tembelang. Pemilihan lokasi mempertimbangkan jalur utama yang dilalui kendaraan dari arah luar kota menuju Jombang.
Posko secara resmi akan diresmikan oleh Bupati Jombang pada *Minggu, 24 Agustus 2026*. Sementara operasional pelayanan akan dimulai sejak *27 Agustus 2026* hingga *31 Agustus 2026*, bertepatan dengan berlangsungnya Muktamar ke-35 NU.
Forkopimcam Tembelang juga memastikan dukungan keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar titik posko selama kegiatan berlangsung.
Pendirian posko ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan dan keagamaan di Jombang hidup dan terus dirawat. Ketika NU, Muhammadiyah, BAMAG, lembaga keuangan, dan pemerintah kecamatan duduk bersama, maka yang muncul bukan sekat, melainkan kolaborasi.
“Keberagaman di Jombang bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dikolaborasikan. Melalui posko ini, kami ingin menunjukkan bahwa melayani tamu adalah cara kami mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan dan ke-Indonesiaan,” pungkas salah satu pengurus MWCNU Tembelang.
Dengan adanya Posko Ramah Muktamirin ini, diharapkan para tamu Muktamar ke-35 NU dapat merasakan kehangatan, keramahan, dan pelayanan terbaik dari masyarakat Jombang. (ber)





