Damkar Kota Depok Gelar Penyuluhan Kebakaran

Mediarakyatpost, Beji – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok kembali menggelar kegiatan penyuluhan kebakaran, giat dilaksanakan di Pos Yandu Kakap, RW 13, pada Rabu (20/8).

Sekretaris Kelurahan Beji, H. Muhammad Diansyah, Spd, MM, menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan kebakaran, ini merupakan yang sangat berguna bagi warga kelurahan Beji, khususnya di RW.13 ini.

Dirinya berharap agar peserta penyuluhan menyimak serius berbagai hal yang disampaikan oleh pemberi materi agar dapat lebih memahami tentang apa yang semustinya dilakukan jika terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan, yakni kebakaran, Imbuhnya. Sekel juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran bapak Lurah Beji karena ada hal yang musti beliau tuntaskan.

Ki-ka : Syarif Hidayat, Kasie Penyuluhan Dan Peran Serta Masyarakat (seragam Damkar), H. Muhammad Diansyah, Sekretaris Kelurahan Beji (tengah) dan Iskandar Zulkarnaen, Kabid Pencegahan, Penyuluhan Dan Peran Serta Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Depok

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Penyuluhan Peran Serta Masyarakat, Iskandar Zulkarnaen, S.Sos, M.si. menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Beji masuk dalam zona merah atau rawan kebakaran berdasarkan hasil pemantauan tahun 2019 tatkala wilayah Beji masih banyak lahan yang kosong, sudah zona merah.

Senada dengan Sekretaris Kelurahan, dirinya menghimbau agar peserta penyuluhan untuk mengikuti secara serius seluruh rangkaian agar dapat lebih bertambah pemahaman tentang kebakaran. Terkait hal hal teknis apa dan bagaimana menyikapi kebakaran ringan akan disampaikan oleh pak Syarif. Lalu Iskandar secara resmi membuka mitigasi kebakaran tingkat RW.

Di lokasi yang sama, Syarif Hidayat, Kepala Seksi Penyuluhan dan Peran Serta Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok membuka materi dengan mengatakan bahwa dalam keadaan darurat kebakaran, jangan menunggu sampai api membesar dan menimbulkan korban jiwa, segera Nomor darurat 112 bebas pulsa dan tersedia 24 jam, ujar Syarif saat membuka penyuluhan kebakaran.

Ia melanjutkan, “kebakaran seringkali dipicu oleh korsleting listrik. Kabel listrik di rumah memiliki masa pakai yang terbatas, sehingga harus diganti secara berkala untuk meminimalkan dampak yang tidak diinginkan, selain hubungan arus pendek atau korsleting listrik, kebakaran ringan juga banyak disebabkan bocornya tabung gas”, terang Syarif serius.

Pria bersahaja ini juga menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan sangatlah penting dan harus dijaga, karena jika terjadi hal yang tidak diinginkan, lingkunganlah yang akan mengalami dampaknya, oleh karenanya, Syarif menghimbau agar kerukunan antar warga di bina.

“Langkah yang harus di lakukan tatkala terjadi kebakaran ringan dirumah yang disebabkan kebocoran tabung gas, yakni, pertama kita tetap harus tenang, upayakan jangan panik, selanjutnya lepaskan refrigator dari tabung gas, agar aliran gas terputus dari selangnya,lalu tutup tabung gas dengan karung atau handuk basah, atau tabung gas masukkan kedalam ember besar berisi air dengan posisi tabung di balik, dengan begitu gas akan terurai dan menjadi netral, kemudian keluarkan dari area dapur, ingat jika mencium bau gas ada 2 kemungkinan, bisa karena ada kebocoran atau gas habis, dan jangan menyalakan atau mematikan saklar lampu, gas itu ringan ada kemungkinan uap gas sudah ada yang masuk ke sela saklar, itu dapat menimbulkan ledakan, buka pintu dan jendela sekitar dapur agar gas terdorong keluar”, paparnya

Ada satu sarana atau alat yang musti di miliki, yakni Alat Pemadam Api Ringan atau APAR, ini kebutuhan urgent dalam penanganann awal kebakaran ringan, lanjut Syarif seraya menunjukkan APAR di maksud.

Lebih lanjut Syarif mengatakan jika kebakaran di sebabkan konsleting arus listrik, maka tetap tenang, kemudian turunkan atau matikan msb meteran agar aliran listrik terputus dan jangan di siram air, berbahaya, karena ada kemungkinan sisa aliran masih ada, dan jika siraman air terkena diri sendiri, bisa kesetrum..

Intinya, kata Syarif, tetap tenang lalu lakukan langkah selanjutnya, dan jangan lupa juga hubungi kami, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota, di nomor 112 bebas pulsa atau di Markas Komando (Mako) Damkar Depok (021) 77827280 atau Pos Walikota (021) 77200760, kami petugas Damkar siap 24 jam, papar Syarif bersemangat.

Dirinya juga menceritakan pengalaman petugas Damkar yang diluar tugas pokok petugas Damkar, dari mulai ular yang masuk rumah, gelang atau cincin yang sukar di lepas hingga mas kawin yang dibuang pemiliknya lalu minta tolong petugas Damkar untuk mencarikan, kami tidak menolak, itulah makanya tingkat kepuasan warga atas kinerja Damkar 87 persen.

Acara kemudian dilanjutkan dengan demo pemadaman api yang nenyala di tabung gas, di moment ini peserta yang di dominasi ibu rumah tangga dan kader PKK sangat antusias, mengingat merekalah kaum ibu yang setiap saat berurusan dengan kompor dan tabung gas, memasak.

Selain para petugas Damkar, dan Sekretaris Kelurahan Beji, hadir pula pada giat penyuluhan kebakaran di RW.13 adalah Ketua RW.13, para ketua RT di lingkungan RW. 13, kader PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
(GDP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *