Kirab Budaya & Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi Desa Karangdagangan ke-979

 

JOMBANG,mediarakyatpost.com – Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, menggelar perayaan spektakuler dalam rangka Hari Jadi ke-979 pada Kamis (14/8/2025). Acara yang bertajuk “Padagangan Amukti Wilisawa” ini dimeriahkan dengan kirab budaya, ritual adat, dan pagelaran wayang kulit yang melibatkan partisipasi penuh dari warga setempat.

Kepala Desa Karangdagangan, Tambit, memimpin langsung seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Dalam sambutannya, Tambit menegaskan pentingnya mengembalikan hakikat perayaan hari jadi desa dengan nuansa tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa para leluhur. “Perayaan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga pengingat akan akar budaya yang harus kita lestarikan bersama,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 4 Agustus 2025 dengan Ritual Puining atau pengambilan air suci dari tujuh sumber mata air yang dipercaya memiliki nilai sakral. Dilanjutkan pada 13 Agustus 2025 dengan Khotmil Qur’an pada siang hari, serta Diba’ Kubro pada malam harinya.

Puncak perayaan berlangsung pada 14 Agustus 2025 dengan Kirab Budaya & Ritual Puining Sapta Tirta. Kirab dimulai dari Bunda Asri dan berakhir di Pasar Dororejo, menampilkan aneka kesenian, kostum tradisional, gunungan hasil bumi, serta iringan musik khas daerah. Masyarakat tampak antusias memenuhi rute kirab untuk menyaksikan dan mendukung jalannya acara.

Sebagai penutup, malam harinya digelar Pagelaran Wayang Kulit yang menghadirkan Ki dalang Rudi Gareng Dengan Lakon Noro yono Dadi Ratu dan pengisi acara ternama Cak Percel, menjadi hiburan sekaligus media pendidikan budaya bagi masyarakat.

Tambit mengapresiasi semangat gotong royong seluruh warga, perangkat desa, dan panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya acara. Ia berharap perayaan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah panjang Desa Karangdagangan.

Dengan kemeriahan dan kekhidmatan yang ditampilkan, Hari Jadi Desa Karangdagangan ke-979 menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya lokal tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.(to)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *