Jombang,mediarakyatpost – Pemerintah Desa Sentul bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) menggelar kegiatan sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang dulunya dikenal sebagai DTKS. Acara yang dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Mei 2026 ini bertujuan untuk memvalidasi data kesejahteraan masyarakat demi penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat.
Kegiatan yang mengusung tema “Sosialisasi Sistem Desil (DTSEN) Untuk Masyarakat Desa Sentul Menuju Keadilan Sosial” ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Di antaranya adalah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pendamping PKH, serta aparat keamanan Babinsa dan Babinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sentul, Misbakhul Arifin, menegaskan bahwa penanganan masalah kemiskinan harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang berlandaskan data yang valid.
“Saya berharap pertemuan ini produktif dan menghasilkan sesuatu yang nyata untuk masyarakat Sentul. Semua program harus kita sukseskan dengan berbasis data. Sosialisasi ini merupakan upaya penyebarluasan informasi terkait pengumpulan, integrasi, dan pemanfaatan data sosial ekonomi sebagai bagian dari komitmen kami,” ujar Misbakhul Arifin.
Sementara itu, Ketua LPMD Sentul, Gus Faiz, menambahkan bahwa tujuan utama diadakannya sosialisasi ini adalah untuk memastikan kebijakan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“Sosialisasi DTSEN malam ini adalah fondasi penting dalam upaya mewujudkan keadilan sosial. Dengan pemahaman dan partisipasi aktif semua pihak, sistem data tunggal ini dapat menjadi alat transformasi sosial yang kuat,” ungkap Gus Faiz.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari pendampingan PKH Desa Sentul memberikan materi mengenai pembagian desil serta mekanisme pembaharuan data. Dijelaskan bahwa perubahan data dapat dilakukan oleh pihak desa dan pendamping sosial sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, yang kemudian ditindaklanjuti dengan sesi diskusi interaktif.
Sebagai penutup, Gus Faiz berharap agar seluruh RT dan RW dapat menyampaikan informasi penting mengenai sistem DTSEN ini kepada warganya masing-masing melalui rapat rutin, sehingga pemahaman mengenai data sosial ekonomi ini dapat merata hingga ke tingkat bawah. (ant)







