RUANG SPONSOR Kemitraan Terbuka: Pasang pengumuman bisnis, advokasi, atau advertorial Anda di posisi teratas situs.
Hubungi Redaksi →
Kamis, 17 September 2026 | Edisi Nasional Indonesia | Jakarta 29°C Cerah Berawan
Saluran WA
ADVERTISEMENT / IKLAN
ADVERTISEMENT / IKLAN
Pendidikan & Budaya LIPUTAN EKSKLUSIF

Bupati Nganjuk Segera Keluarkan SE Larangan Wisuda dan Study Tour

Ukuran Teks:
KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Sebelum Teks Konten (Above Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

𝙉𝙂𝘼𝙉𝙅𝙐𝙆, 𝙈𝙚𝙙𝙞𝙖𝙧𝙖𝙠𝙮𝙖𝙩𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢,- Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, berencana mengeluarkan surat edaran (SE)yang melarang penyelenggaraan wisuda untuk siswa TK, SD, dan SMP, serta kegiatan study tour ke luar kota. Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam waktu dekat akan segera menerapkan kebijakan baru dalam bidang pendidikan

Bupati Nganjuk mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan arahan dari Presiden Prabowo dan hasil evaluasi yang mendalam.

“Jika Fokus utama kebijakan ini adalah untuk mengurangi beban biaya yang ditanggung oleh orang tua siswa dan meminimalkan potensi risiko yang mungkin timbul dari kegiatan tersebut,” tandas Marhaen Djumadi

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Injeksi Otomatis Tengah Teks (Mid-Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Marhaen menilai bahwa tradisi wisuda yang sering diadakan di sekolah-sekolah saat ini cenderung memberatkan orang tua dengan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, manfaat dari kegiatan tersebut bagi perkembangan pendidikan siswa dinilai kurang signifikan.

“Bahwa kami mengerti jika wisuda adalah momen penting bagi siswa dan orang tua. Namun, kita juga harus memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya membawa kebahagiaan justru menjadi beban finansial bagi orang tua,” ujarnya.

Disamping itu selain larangan wisuda, Bupati juga melarang kegiatan study tour ke luar kota. Menurutnya, kegiatan tersebut seringkali membutuhkan biaya yang besar dan berpotensi menimbulkan masalah keamanan bagi siswa. Sebagai alternatif, Marhaen mendorong sekolah-sekolah untuk mengadakan study tour di dalam wilayah Kabupaten Nganjuk.

Marhaen mengajak seluruh sekolah di Nganjuk untuk lebih memanfaatkan potensi lokal yang ada. Nganjuk memiliki beragam destinasi wisata dan situs bersejarah yang dapat dijadikan lokasi study tour yang edukatif dan bermanfaat bagi siswa.

“Kalau mengadakan study tour hanya di wilayah Nganjuk, maka diharapkan para siswa dapat lebih mengenal dan mencintai daerahnya sendiri. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga akan jauh lebih terjangkau, sehingga tidak membebani orang tua,” Pungkasnya. (𝘿𝙧𝙖)

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Setelah Teks Konten (Below Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Redaktur & Jurnalis

redaksi

Jurnalis independen Media Rakyat Post yang fokus meliput isu kebijakan publik, ekonomi kebangsaan, dan investigasi mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN MELAYANG Ruang promosi eksklusif melayang di bawah layar tersedia untuk bisnis Anda.
Pasang Iklan →