RUANG SPONSOR Kemitraan Terbuka: Pasang pengumuman bisnis, advokasi, atau advertorial Anda di posisi teratas situs.
Hubungi Redaksi →
Minggu, 20 September 2026 | Edisi Nasional Indonesia | Jakarta 29°C Cerah Berawan
Saluran WA
ADVERTISEMENT / IKLAN
ADVERTISEMENT / IKLAN
Kesehatan LIPUTAN EKSKLUSIF

Bupati Jombang Luncurkan Perbup Skrining TBC, Target Eliminasi 2030

Ukuran Teks:
KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Sebelum Teks Konten (Above Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

JOMBANG, mediarakyatpost – Pemkab Jombang meluncurkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 25 Tahun 2026 tentang Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis (TBC). Peluncuran dilakukan Bupati Jombang Warsubi S.H., di Ruang Bung Tomo Pemkab, Rabu (3/6/2026) pagi.

Perbup ini jadi payung hukum gerakan “Jombang SAE” – Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis. Tujuannya mempercepat penemuan kasus, memastikan pengobatan tuntas, dan memutus rantai penularan untuk mendukung target nasional eliminasi TBC 2030.

Kepala Dinkes Jombang dr. Hexawan Tjahja Widada http://M.KP menjelaskan, sistem penanggulangan TBC kini berubah. “Tidak lagi menunggu pasien datang ke faskes. Kita jemput bola lewat skrining massal pada kelompok risiko tinggi dan investigasi kontak serumah,” katanya.

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Injeksi Otomatis Tengah Teks (Mid-Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Bupati Warsubi menegaskan kasus TBC yang tak terdeteksi akan menurunkan produktivitas keluarga dan kualitas SDM Jombang. Ia meminta semua perangkat daerah, camat, hingga desa bergerak serentak.

“Kita harus aktif menjemput bola, temukan kasus lebih dini, beri edukasi tepat, pastikan pasien sembuh tuntas. Jangan hanya menunggu warga datang ke puskesmas,” tegas Warsubi.

Ia menugaskan camat mengoordinasikan kepala desa, kader kesehatan, kader PKK, dan tokoh agama. Mereka jadi ujung tombak edukasi agar warga bergejala batuk segera periksa.

Untuk faskes, Bupati meminta RS, puskesmas, klinik, dan lab meningkatkan kualitas layanan. “Percepat diagnosis, pastikan pengobatan tuntas,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar masyarakat tak malu periksa dini. Dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan penting untuk kesembuhan psikologis pasien.

“Mari hilangkan stigma ke penderita TBC. Mereka butuh dukungan, bukan pengucilan. TBC bisa sembuh jika ditemukan dini dan minum obat teratur sampai selesai,” pungkasnya.

Peluncuran ditandai penandatanganan komitmen bersama Perbup 25/2026 oleh Bupati dan seluruh elemen. Hadir Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, kepala puskesmas se-Jombang, instansi vertikal, perbankan, KOPI TB, Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera, Baznas, PCNU, PD Muhammadiyah, Muslimat NU, dan Aisyiyah.

Dengan jargon “Temukan Cepat, Obati Tuntas, Jombang Bebas TBC”, Pemkab berharap kesadaran warga terhadap kesehatan pernapasan keluarga meningkat. (Ant)

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Setelah Teks Konten (Below Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Redaktur & Jurnalis

redaksi

Jurnalis independen Media Rakyat Post yang fokus meliput isu kebijakan publik, ekonomi kebangsaan, dan investigasi mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN MELAYANG Ruang promosi eksklusif melayang di bawah layar tersedia untuk bisnis Anda.
Pasang Iklan →