Langsung ke konten
Selasa, 21 Juli 2026
Kesehatan

Bupati Jombang Luncurkan Perbup Skrining TBC, Target Eliminasi 2030

Bagikan

JOMBANG, mediarakyatpost – Pemkab Jombang meluncurkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 25 Tahun 2026 tentang Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis (TBC). Peluncuran dilakukan Bupati Jombang Warsubi S.H., di Ruang Bung Tomo Pemkab, Rabu (3/6/2026) pagi.

Perbup ini jadi payung hukum gerakan “Jombang SAE” – Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis. Tujuannya mempercepat penemuan kasus, memastikan pengobatan tuntas, dan memutus rantai penularan untuk mendukung target nasional eliminasi TBC 2030.

Kepala Dinkes Jombang dr. Hexawan Tjahja Widada http://M.KP menjelaskan, sistem penanggulangan TBC kini berubah. “Tidak lagi menunggu pasien datang ke faskes. Kita jemput bola lewat skrining massal pada kelompok risiko tinggi dan investigasi kontak serumah,” katanya.

Bupati Warsubi menegaskan kasus TBC yang tak terdeteksi akan menurunkan produktivitas keluarga dan kualitas SDM Jombang. Ia meminta semua perangkat daerah, camat, hingga desa bergerak serentak.

“Kita harus aktif menjemput bola, temukan kasus lebih dini, beri edukasi tepat, pastikan pasien sembuh tuntas. Jangan hanya menunggu warga datang ke puskesmas,” tegas Warsubi.

Ia menugaskan camat mengoordinasikan kepala desa, kader kesehatan, kader PKK, dan tokoh agama. Mereka jadi ujung tombak edukasi agar warga bergejala batuk segera periksa.

Untuk faskes, Bupati meminta RS, puskesmas, klinik, dan lab meningkatkan kualitas layanan. “Percepat diagnosis, pastikan pengobatan tuntas,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar masyarakat tak malu periksa dini. Dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan penting untuk kesembuhan psikologis pasien.

“Mari hilangkan stigma ke penderita TBC. Mereka butuh dukungan, bukan pengucilan. TBC bisa sembuh jika ditemukan dini dan minum obat teratur sampai selesai,” pungkasnya.

Peluncuran ditandai penandatanganan komitmen bersama Perbup 25/2026 oleh Bupati dan seluruh elemen. Hadir Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, kepala puskesmas se-Jombang, instansi vertikal, perbankan, KOPI TB, Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera, Baznas, PCNU, PD Muhammadiyah, Muslimat NU, dan Aisyiyah.

Dengan jargon “Temukan Cepat, Obati Tuntas, Jombang Bebas TBC”, Pemkab berharap kesadaran warga terhadap kesehatan pernapasan keluarga meningkat. (Ant)

Bagikan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *