RUANG SPONSOR Kemitraan Terbuka: Pasang pengumuman bisnis, advokasi, atau advertorial Anda di posisi teratas situs.
Hubungi Redaksi →
Kamis, 17 September 2026 | Edisi Nasional Indonesia | Jakarta 29°C Cerah Berawan
Saluran WA
ADVERTISEMENT / IKLAN
ADVERTISEMENT / IKLAN
Peristiwa LIPUTAN EKSKLUSIF

Kontroversi Pengadaan Seragam Dinas DPRD Jombang: LBHAM Jombang Kritik Penggunaan APBD

Ukuran Teks:
KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Sebelum Teks Konten (Above Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Jombang,mediarakyatpost – Isu pengadaan seragam dinas DPRD Jombang yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau uang rakyat sering kali memicu kontroversi dan kritik tajam dari masyarakat. Kali ini Gus Faiz Sapaan Akrab Faizuddin FM Ketua Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) Jombang bersuara lantang matinya nurani pejabat, terutama ketika anggaran yang dikeluarkan bernilai fantastis di tengah situasi ekonomi yang sulit atau terbatas.

Tata kelola pemerintahan dan penggunaan uang rakyat yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Jombang wajib diaudit, “karena ada informasi uang rakyat tersebut digunakan untuk pengadaan seragam dinas DPRD yang menelan anggaran besar,” tutur gus Faiz

Sementara itu, kebutuhan-kebutuhan yang langsung dapat dirasakan rakyat sangat minim direalisasi pemerintah kabupaten Jombang, seperti halnya jalan kabupaten yang letaknya di desa, tidak sedikit yang mengalami kerusakan akibat curah hujan yang tinggi, belum lagi banyak jalan kabupaten yang tidak didampingi saluran air, sehingga mengakibatkan kan terjadinya genangan air yang dapat memicu rusaknya jalan.

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Injeksi Otomatis Tengah Teks (Mid-Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Seragam dinas adalah sarana pendukung untuk melayani, sementara fasilitas umum dan pelayanan publik adalah tujuan utama pemerintahan. Pemerintah yang baik akan mengutamakan anggaran untuk perbaikan pelayanan dan fasilitas publik daripada sekadar memprioritaskan keseragaman penampilan, ungkapnya

“Tidak tepatnya penggunaan uang rakyat (APBD) yang menelan anggaran besar tersebut adalah kedholiman yang terstruktur, merujuk pada adanya sistem atau prosedur yang tampaknya sah secara hukum (terstruktur), namun dalam implementasinya berpotensi merugikan publik atau tidak berpihak pada kepentingan rakyat, ” terang ketua LBHAM

Dalam konteks sosial politik hal tersebut dapat dipastikan memicu terjadinya penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, terutama jika dinilai tidak mendesak, berlebihan, atau memicu dugaan korupsi dalam proses tender, nah di sinilah pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan uang rakyat agar anggaran benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan elit politik maupun pejabat.

LBHAM mempertanyakan prioritas anggaran (uang rakyat ), mengapa anggaran sebesar itu dialokasikan untuk pakaian dinas DPRD Jombang, sementara perbaikan fasilitas publik atau layanan masyarakat lainnya masih sangat minim.

“Ketika seragam dinas diperlukan untuk identitas dan profesionalisme, hal ini menunjukkan lemahnya nurani dan menguatnya perilaku serakah yang memanfaatkan jabatan”, Apakah profesionalisme itu diwujudkan dengan seragam, sementara kinerjanya sangat jauh dari harapan kesejahteraan rakyat.

LBHAM menekankan pentingnya transparansi, efisiensi anggaran, dan moralitas para pemangku jabatan agar uang rakyat (anggaran negara) digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk atribut seremonial semata, pungkasnya. (tim)

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Setelah Teks Konten (Below Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Redaktur & Jurnalis

redaksi

Jurnalis independen Media Rakyat Post yang fokus meliput isu kebijakan publik, ekonomi kebangsaan, dan investigasi mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN MELAYANG Ruang promosi eksklusif melayang di bawah layar tersedia untuk bisnis Anda.
Pasang Iklan →