RUANG SPONSOR Kemitraan Terbuka: Pasang pengumuman bisnis, advokasi, atau advertorial Anda di posisi teratas situs.
Hubungi Redaksi →
Sabtu, 12 September 2026 | Edisi Nasional Indonesia | Jakarta 29°C Cerah Berawan
Saluran WA
ADVERTISEMENT / IKLAN
ADVERTISEMENT / IKLAN
Pendidikan & Budaya LIPUTAN EKSKLUSIF

Kekurangan Guru Masih Jadi Persoalan, Dewan Pendidikan Jombang Serap Aspirasi SMPN 6

Ukuran Teks:
KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Sebelum Teks Konten (Above Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

JOMBANG, mediarakyatpost– Persoalan pemenuhan tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah bagi sekolah negeri di Kabupaten Jombang. Salah satunya terjadi di SMP Negeri 6 Jombang yang hingga kini masih membutuhkan 12 guru honorer untuk menunjang proses belajar mengajar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang saat melakukan kunjungan ke SMPN 6 Jombang. Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan tenaga pendidik yang dihadapi sekolah.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa keberadaan guru honorer masih dibutuhkan untuk memastikan kegiatan pembelajaran berjalan secara optimal. Sebanyak 12 guru honorer yang saat ini mengajar di sekolah tersebut disebut memiliki kualifikasi pendidikan S1.

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Injeksi Otomatis Tengah Teks (Mid-Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Keberadaan mereka menjadi cukup penting di tengah kebutuhan tenaga pengajar. Namun, persoalan tidak berhenti pada kebutuhan guru. Sekolah juga menghadapi keterbatasan dalam pembiayaan honor akibat kebijakan pemerintah terkait penataan tenaga non-ASN.

Situasi itu menempatkan sekolah pada posisi yang dilematis. Kebutuhan tenaga pengajar masih ada, tetapi kemampuan sekolah untuk memberikan honor kepada guru honorer semakin terbatas.

Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang kemudian mendorong agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Solusi yang dicari harus mampu menjaga keberlangsungan pembelajaran sekaligus tetap menghormati aturan mengenai pengelolaan tenaga non-ASN.

Dalam pembahasan bersama pihak sekolah dan komite, muncul gagasan mengenai dukungan melalui sedekah atau donasi sukarela. Dukungan dapat berasal dari pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan, termasuk melalui patungan dari guru PNS maupun unsur komite.

Namun, Dewan Pendidikan menekankan bahwa mekanisme tersebut harus benar-benar bersifat sukarela. Tidak boleh ada kewajiban maupun tekanan kepada siswa dan orang tua untuk membiayai honor guru.

Selain itu, setiap dukungan yang terkumpul harus dikelola secara transparan dan akuntabel. Prinsip tersebut penting agar upaya membantu guru honorer tidak justru menimbulkan persoalan baru dalam tata kelola sekolah.

Dewan Pendidikan memandang keberadaan guru honorer selama ini turut membantu sekolah dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran. Karena itu, keterbatasan anggaran diharapkan tidak serta-merta berdampak pada keberlangsungan kegiatan belajar mengajar maupun pengabdian para tenaga pendidik.

Di sisi lain, persoalan tersebut dinilai membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif dari pemerintah. Pemenuhan kebutuhan guru di sekolah negeri perlu mendapat perhatian agar sekolah tidak terus berada dalam posisi dilematis antara kebutuhan tenaga pengajar dan keterbatasan pembiayaan.

Kunjungan ke SMPN 6 Jombang menjadi bagian dari fungsi Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang dalam memberikan pertimbangan, dukungan, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan.

Dewan Pendidikan menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kepentingan peserta didik dan guru, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jombang melalui solusi yang tetap berpijak pada aturan dan tata kelola yang baik. (Nic)

KEMITRAAN EDITORIAL Artikel: Setelah Teks Konten (Below Content)

Media Rakyat Post Membuka Ruang Publikasi & Advertorial Bisnis

Sampaikan pesan brand, program institusi, atau rilis pers Anda kepada khalayak pembaca yang relevan dan terpercaya.

Redaktur & Jurnalis

redaksi

Jurnalis independen Media Rakyat Post yang fokus meliput isu kebijakan publik, ekonomi kebangsaan, dan investigasi mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN MELAYANG Ruang promosi eksklusif melayang di bawah layar tersedia untuk bisnis Anda.
Pasang Iklan →